Berita Desa

14 Hari Berkualitas Ala KKN Poltekkes Mataram

14 Hari Berkualitas Ala KKN Poltekkes Mataram

 

 

Sepit (sepit.desa.id) : Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Mataram melakukan kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) selama 14 hari di Desa Sepit. Selama dua minggu tersebut, mereka melaksanakan beragam program sebagai bentuk pengabdian ke masyarakat. Salah satunya melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan.

Kegiatan ini mengusung tema pencegahan stunting sejak dini melalui edukasi gizi, demonstrasi makanan bergizi, serta pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil, dan lansia. Kegiatan ini berlangsung 18 April 2026 di Aula Perpustakaan Desa. Kegiatan diawali dengan penyuluhan mengenai stunting dan pentingnya pemenuhan gizi selama masa kehamilan, terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

 

Orang Melihat Juga : Lagi, 42 Disabilitas Terima Bantuan dari Kemensos RI

WhatsApp_Image_2026-05-12_at_08-44-29 

 

Dalam penyuluhan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai penyebab stunting, dampaknya terhadap tumbuh kembang anak, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak masa kehamilan. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berlangsung selama kegiatan.

Ketua KKN Kemenkes Poltekkes Desa Sepit Lalu Randi Riswanda menjelaskan, sebagai inovasi dalam edukasi gizi, pihaknya ingin memperkenalkan camilan bergizi berupa Bakso ATEK (Ayam, Telur, Kelor). Produk ini kata Randi, dibuat dari bahan pangan yang kaya protein dan zat gizi penting bagi ibu hamil. "Kami ingin masyarakat khususnya di Desa Sepit tahu makanan bergizi itu tidak selalu mahal. Banyak makananan yang kita konsumsi sehari-sehari justru mengandung gizi yang sangat baik." terangnya.

Tidak hanya memberikan penjelasan mengenai kandungan gizinya, mahasiswa juga melakukan demonstrasi pembuatan Bakso ATEK secara langsung agar masyarakat dapat mempraktikkannya sendiri di rumah menggunakan bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

 

Baca Juga : 

Pemdes Berikan Insentif Untuk Guru Ngaji dan Pengasuh Tahfiz

Pemdes Mulai Salurkan BLT-DD 2026

WhatsApp_Image_2026-05-12_at_08-44-30 

 

Setelah demonstrasi, Bakso ATEK dibagikan kepada para peserta, khususnya ibu hamil, sebagai contoh camilan sehat yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa makanan bergizi tidak harus mahal dan dapat dibuat dari bahan lokal yang sederhana namun bernilai gizi tinggi.

Selain penyuluhan dan demonstrasi makanan sehat, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi ibu hamil dan lansia. Pemeriksaan ini meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kesehatan dasar, serta konsultasi kesehatan bersama mahasiswa dan tenaga kesehatan yang terlibat. Kehadiran layanan pemeriksaan kesehatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat karena membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Randi berharap, melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Poltekkes Kemenkes Mataram berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap pencegahan stunting serta pentingnya menjaga kesehatan ibu hamil dan lansia. Program ini juga menjadi wujud kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas di masa depan.

Sementara itu, Kepala Desa Sepit Muhammad Hasmawadi menyampaikan ucapan terima kasih atas kegiatan dan program-program yang telah di jalankan di desa. Menurutnya, program-program tersebut sangat bermanfaat untuk masyarakat. (*)

Yuk Isi Kuisoner Penilaian Kepuasan Masyarakat Untuk Pelayanan Pemerintah Desa Sepit, Klik Disini Untuk Mengisi.

Beri Komentar