Menekan Penderita ATM, Puskesmas Keruak Kolaborasi dengan Pemdes Sepit
Oleh : Muhammad Sulhan Hadi
Sepit, (sepit.desa.id). – Negera Indonesia menduduki peringkat kedua di dunia setelah negara India terjadi kasus TBC, dan merupakan kasus terbesar terjadi di Indonesia, mengalahkan penyakit lainnya. Hal tersebut terkonfirmasi dari Hairul Anam narasumber dari Puskesmas Keruak, saat memberikan materi dalam kegiatan penyuluhan pencegahan dan penanggulangan TBC (Tuberkulosis). “Penyakit yang banyak terjadi TBC” jelasnya.
Bertempat di Aula Perpustakaan Desa Sepit (Selasa, 4-11-2025) Hairul Anam juga menjelaskan bahwa AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome), TBC (Tuberkulosis) dan Malaria yang disingkat ATM, merupakan penyakit yang diatensi pemerintah pusat sehingga menjadi kegiatan prioritas yang wajib dilaksanakan oleh desa termasuk desa Sepit.
Peserta penyuluhan pencegahan dan penanggulangan TBC
Hairul Anam datang bersama narasumber lainnya yaitu ibu Sri Husnilawati, menjelaskan Panjang lebar terkait cara penularan TBC, Ciri-ciri orang yang terkena TBC, bagaimana pencegahan dan penaggulangannya.
Sementara itu Kepala Desa Sepit Muhammad Hasmawadi dalam sambutannya menekankan kepada peserta yang hadir hari ini untuk menyebarkan informasi atau ilmu yang didapat dari narasumber kemudian di sampaikan juga kepada Masyarakat atau minimal kepada tetangga masing-masing “peserta yang hadir jangan konsumsi sendiri”. Tekannya.
Sekretaris Desa Sepit Muhammad Sulhan Hadi menjelaskan dalam pembukaan acara bahwa penyuluhan ATM ini akan berlangsung selama 3 hari yaitu hari ini Selasa dengan tema TBC, hari Rabu Malaria dan terkahir hari Kamis AIDS. Dan dijelaskan juga oleh Sekdes bahwa peserta setiap hari berbeda-beda dengan tujuan agar informasi yang diterima terkait ketiga tema penyuluhan tersebut lebih utuh dan fokus.